Daerah Sensitif Pria

daerah sensitif priaG-spot tidak hanya dimiliki oleh wanita, kelenjat prostat pria, kelenjar seukuran kenari di bawah kandung kemihnya, adalah tombol ajaib utama untuk merangsang pria jika Anda ingin meniup pikirannya melayang-layang di tempat tidur. Cara merangsangnya, sebagian melalui seks oral atau bisa juga saat berhubungan seks. Prostat pria terletak dibagian dalam diantara testis dan anus. Sehingga dengan cara menekan bagian ini dengan lembut, secara tidak langsung Anda sudah menggosok G-spot nya. Bila Anda merasa dia telah dekat dengan orgasme, secara berirama tekan daerah tersebut (satu tekanan setiap detik) sampai ia mencapai puncaknya.

Bentuk stimulasi yang lebih intens adalah dengan menempatkan jari di anusnya. Pertama, ukur minatnya dengan cara mengelus melingkari lubang anusnya, lembut dengan jari Anda pada saat berhubungan seks dengan posisi -misionaris atau posisi samping. “Jika ia tidak menyuruh Anda berhenti dan ereksinya tidak berkurang, berarti dia cenderung menikmatinya,” kata Kerner.

SPOT: C 
Anda mungkin tahu telinga adalah zona erotis, tetapi Anda mungkin akan terkejut menemukan betapa kuatnya bagian kecil ini memberikan rangsangan pada pria . Dan bagian mana yang paling tinggi daya rangsangnya? Adalah bagian tepi luar. “Daerahberbentuk huruf C yang merupakan rumah tulang rawan dengan berkas saraf-saraf yang banyak,” jelas Barbara Keesling, PhD, penulis “Men in Bed”.

Berciuman sampai leher dan sepanjang bagian belakang telinganya. “Saat mencium, hembuskan napas Anda pada daerah ini sehingga hawa hangat dari napas Anda menghangatkan daerah ini,” kata Keesling. Lalu sentuh bibir Anda pada bagian atas telinganya, gesekan dengan bibir Anda dari atas kebawah, sapu dengan lembut bagian depan dan belakang telinganya. “Semakin tinggi sensasi yang Anda berikan maka akan semakin terangsang pasangan pria Anda,” kata Keesling. “Setelah itu lakukan gigitan lembut serta mengulum dan menghisap C nya-spot” Lakukan dengan irama yang sama.

SPOT: 8 
Spot 8 merupakan daerah disekitar penis dan skrotum. Untuk menemukannya, tempatkan jari Anda di bawah penisnya di mana batang penis dan skrotum bertemu. Lingkarkan jari anda di sekitar dasar batang penis (ini adalah lingkaran 8 bagian atas), kemudian lingkarkan jari anda yang lain pada bagian dasar skrotum (ini adalah lingkaran 8 bagian bawah). “Daerah garis lingkaran ini berisi jaringan ereksi yang sensitif pada penis laki-laki,” kata Kerner.

Selama foreplay, telusuri daerah lingkaran 8 dengan jari atau lidah atau gunakan lidah Anda untuk merangsang lingkaran pertama dan jari anda merangsang lingkaran lainnya secara bersamaan. Selanjutnya, jilatkan lidah Anda di sekitar skrotum, dan pada saat yang sama, meremas bagian bawah batang penis dengan ibu jari dan jari telunjuk. “Ini adalah perangkap darah di penisnya,” kata Kerner.

SPOT: W 
Meliuk-liuk seperti ular di atas dada pasangan pria Anda merupakan titik rangsangan yang membentuk huruf W. Mintalah dia berbaring telentang, lalu duduklah mengangkang di pinggangnya. Selanjutnya letakkan ujung jari Anda pada sudut luar atas dadanya dekat ketiak kanan. Tarik dengan usapan jari Anda kebawah melalui tulang rusuk samping sampai pinggang bawah kanan, lalu tarik jari Anda ke atas menyilang menuju bagian tengah dadanya, selanjutnya turunklan lagi elusan jari anda ke sisi pinggang bagian bawah kiri (sisi pinggang sebaliknya) tetap dengan elusan Anda selesaikan elusan huruf W ini dengan melanjutkan elusan jari dari pinggang kiri ke bagian dada atas dekat ketiak kiri. Lakukan elusan kebalikannya dari kiri kekanan dst. “Kulit di daerah ini lebih tipis dibadingkan bagian lain di dadanya,” kata Yvonne K. Fulbright, PhD, penulis Touch Me Ada! “Dan itu sangat sensitif.”

Mulailah dengan sentuhan kuat (Anda dapat memberikan cairan pelumas pada ujung jari), dan kemudian dengan sentuhan yang lembut atau bias juga gunakan lidah Anda. “Semakin lembut Anda mengsplorasi kulitnya, semakin Anda akan membangkitkan saraf di bawah,” jelas Fulbright. Alternatif lain antara meluncur bolak-balik sepanjang-spot W dan mencubit putingnya dengan lembut. “Remaslah dengan sedikit rapat setiap kali ingin memberikan darah tambahan pada daerah tersebut untuk memperkuat sensitif rangsangan,” kata Fulbright.

SPOT: F 
Pada bagian bawah penis pria, tepat di bawah kepala, terdapat garis kecil dengan potensi rangsangan yang besar, namanya “frenulum”. Banyak wanita menyentuh F-spot saat berhubungan seks, tetapi sebagian besar tidak tahu cara terbaik untuk merangsang daerah ini. “Area jaringan Ini memiliki banyak saraf yang bersilangan lebih daripada bagian tubuh lainnya,” kata Kerner. “Untuk membawanya pada kesenangan utama, perlu perhatian yang konstan.”

Selama berhubungan seks, lakukan posisi yang memungkinkan pasangan Anda untuk medorong penisnya, seperti posisi doggie-style atau posisi misionaris. “Dia mengatur sudut tubuhnya sehingga frenulum-nya mendapat gesekan maksimum,” kata Kerner. Anda Clench otot lantai panggul ketika ia bergerak mendorong, akan menciptakan rangsangan yang memuaskan.

SPOT: X 
Untuk menemukan lokasi rangsangan berikutnya, Suruhlah pasangan pria Anda berbaring telungkup dengan kaki rapat. Temukan celah antara pantat-nya, lipatan di mana setiap pipi pantat bertemu dengan bagian belakang pahanya, ditambah celah paha bagian dalam membentuk spot X. “Spot X bisa membangkitkan gairah karena terbangun dari rangsangan anus, perineum, dan testis tanpa menyentuh mereka secara langsung, “kata Keesling.

Beri dia pijatan, gerakkan tangan Anda lebih rendah dan lebih rendah di punggungnya sambil diremas-remas. Setelah Anda mencapai pantatnya, tekan ujung jari ke dalam lipatan luar pipi pantat masing-masing (di mana mereka melekat ke paha), dan pelan-pelan tarik jari Anda bertemu satu sama lain.

Ketika jari Anda bertemu di tengah, gerakan satu jari di atas celah pantat, sementara secara bersamaan gerakan jari lainnya dibagian dalam di antara paha atasnya. Ulangi, lakukan gerakan zig-zag secara mengejut bergantian untuk meningkat gairahnya,” kata Keesling. Puncaknya, putar lidah Anda di sekitar titik paling “panas”: pusat spot X nya, di mana dua garis bersilangan.

SPOT: R 
Seluruh bagian kelamin pria tentu sangat sensitif, tapi ada satu titik tertentu pada alat kelaminnya yang dapat mengirim rangsangan yang tinggi saat disentuh daripada bagian lainnya. Namanya adalah titik Raphe, “Raphe adalah lapisan tipis yang berada di sepanjang bawah skrotum dari atas ke bawah,” kata Fulbright. “Ini dipenuhi dengan ujung saraf geli.”

R-spot pria dapat dirangsang dengan mencoba menyentuhnya sebentar setiap 20 hingga 30 detik pada penisnya saat foreplay. Tanda Anda harus berhenti menyentuhnya adalah saat dia berhenti membuat suara-suara yang menunjukkan dia terangsang (erangan, mendesah).

Kalau dia menikmatinya, “Jilatkan lidah Anda di bagian belakang skrotum-nya, dimana skortum melekat pada tubuhnya, dan geser sepanjang raphe-nya,” saran Fulbright. “Lanjutkan menelusuri lidah Anda dari atas skrotum dan lalu naik bagian bawah penis sampai ke kepala penisnya” Anda juga bisa memberinya gesekan-gesekan saat melakukan hubungan seks dengan posisi cowgirl atau doggie style dengan menjangkau kebelakang dan meraih R-spotnya lalu menggaruk dengan lembut menggunakan satu jari.

SPOT: O 
“Menurut para ahli tantra-seks, menggosok tulang selangkangan laki-laki dapat membangkitkan kundalini, atau energi seksual,” kata Keesling. O-spot terbentuk di dasar tulang punggungnya penuh dengan saraf yang terhubung ke penis, dan mengelus daerah ini dapat membangkitkan kekuatan libidonya. Biarkan dia berbaring telungkup, tempat dua ujung jari dari masing-masing tangan Anda pada O-spot nya, dan gerakan jari-jari dalam lingkaran kecil. “Sekarang cium atau jilat daerah tulang punggungnya sementara putar ringan jari Anda atas wilayah tersebut,” kata Keesling mengarahkan. Untuk memperdalam sensasi, beralihlah menggunakan kuku Anda. Setelah selesai, Anda akan melihat bahwa tulang punggungnya bukanlah satu-satunya bagian tubuhnya yang keras dan lurus.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


+ 5 = eight

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>