Lokalisasi Bandung

lokalisasi bandungKurangnya perhatian orang tua, pola hidup bebas, konsumerisme ditambah alat bantu teknologi berupa telpon genggam (HP) yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup mereka merupakan penyebab prostitusi remaja semakin meningkat. Alasan klise sempat pula dilontarkan mereka, terjun ke dunia pergaulan seks bebas ini karena motif balas dendam, nonton blue film (BF), atau sakit hati oleh mantan pacar, dan beribu alasan lainnya.

Namun lepas dari semua itu, kenyataannya gejala tersebut semakin meluas. Banyak kasus membuktikan pergaulan bebas menjurus seks bebas semakin terang-­terangan. Kalau Anda seorang yang suka jalan di malam hari, tidak aneh apabila kebetulan meluncur melintasi sepanjang jalan Asia Afrika, jln. Jend. Sudirman, Jln. Oto Iskandar Di Nata, jln. Dewi Sartika, sekitar Alun-alun, jln. ABC, jln. Naripan, dan jln. Banceuy banyak ditemui para “penjaja cinta sesaat” agresif menawarkan dirinya.

Di malam hari, di malam­-malam tertentu, mereka memenuhi sekitar jalan Braga. Jalan Braga merupakan sebuah jalan penuh peristiwa bersejarah yang turut mengantarkan sejumlah negara Asia dan Afrika ke gerbang kemerdekaan melalui Konferensi Asia Afrika yang diadakan di kota ini pada tahun 1955. Di sisi lain, munculnya tempat-tempat hiburan malam di kawasan ini membuat Jalan Braga kadang dianggap negatif. Kawasan ini juga dikenal sebagai tempat “mangkal”para wanita malam. Bagi lelaki hidung belang, para wanita malam ini yang sebagian besar ABG tidak hanya menambah indah pemandangan kota tapi juga siap beraksi untuk menyalurkan hasrat seksualnya.

Lain lagi di jalan Oto Iskandar Di Nata, sepanjang Pasar Baru, mereka tidak “nangkring” di dalam atau duduk-­duduk di kap mobil yang diparkir seperti di jln.Braga, tapi di atas “benong” alias becak. Kalau ada razia, becak itupun langsung “ngacir” menyelamatkan “barang” dagangannya. Nah, sejauh mana pergaulan bebas para ABG (pelajar) ini, karena kalau dilihat hampir di sepanjang jalan-jalan protokol khususnya di kawasan yang banyak menyajikan hiburan malam, mulai pukul 20.00 WIB hingga dinihari, karena mereka para ABG nyata-nyata telah terang-terangan menjajakan seks bebas. (ersum(GS)/s.whn/RD)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


9 + = thirteen

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>